https://journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/trinistik/issue/feedJurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, dan Teknik Logistik2025-11-12T10:12:11+08:00Anastasia Febiyani, S.T., M.T[email protected]Open Journal Systems<h2> About Jurnal TRINISTIK</h2> <p> </p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td><img src="/public/site/images/anastasia0904/COVER_JURNAL_(2).png"></td> <td align="justify" valign="top"> <div style="background-color: #ffffff; border: 3px solid #ff5500; border-radius: 5px; text-align: justify; padding: 10px; font-family: sans-serif; font-size: 14px; margin-left: 10px;"> <p><strong>Jurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, Dan Teknik Logistik (Jurnal Trinistik)</strong> (Online ISSN : 2829-4971) is a scientific journal published by Center of Execellence (COE) ICT Infrastructure, Smart Manufacture and Digital Supply Chain Telkom University. Jurnal Trinisitik serves as a scholarly platform for publishing research in the domains of<strong> industrial engineering, digital business, and logistics engineering</strong>, although it is not implicitly restricted to these fields. It is published biannually, in <strong>March</strong> and <strong>September</strong>.</p> <p>The journal uses <strong>Bahasa and English</strong> as the primary language.</p> <p>This Journal stands as a valuable resource for students, academics, and researchers across various fields. This is due to the broad spectrum of scientific works it publishes, encompassing original research findings, theoretical analyses and their applications, innovative concepts, reviews of recent books, bibliographies, and even practical writings.</p> </div> </td> </tr> </tbody> </table> <div style="text-align: justify;"> <h4> </h4> </div>https://journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/trinistik/article/view/1992Analisis Studi Kelayakan Investasi Home Industry pada Supplier Cotton Buds2025-10-28T13:38:13+08:00Putra Agung Adi Wijaya[email protected]Pangki Suseno[email protected]<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi pada usaha home industry cotton buds di Desa Badal, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. UD Ifa Jaya Lancar sebagai satu-satunya produsen lokal cotton buds menjadi objek studi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan periode 2020–2024. Lima indikator finansial digunakan untuk mengevaluasi kelayakan investasi, yaitu <em>Net Present Value</em> (NPV), <em>Internal Rate of Return</em> (IRR), <em>Payback Period</em> (PP), <em>Profitability Index</em> (PI), dan A<em>verage Rate of Return</em> (ARR). Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha ini layak secara finansial, ditunjukkan dengan NPV sebesar Rp109.412.970,20, IRR sebesar 49,09%, PP selama 2,33 tahun, PI sebesar 1,671, dan ARR sebesar 78,56%. Nilai-nilai tersebut berada di atas batas minimum kelayakan, yang menandakan bahwa investasi pada <em>home industry</em> ini tidak hanya menguntungkan tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan usaha mikro di wilayah pedesaan.</p>2025-10-28T13:38:13+08:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/trinistik/article/view/1934MITIGASI RISIKO RANTAI PASOK PADA UMKM MEBEL KAYU JATI MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK DAN SIMPLE MULTI-ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE2025-11-04T11:36:52+08:00Khoirunisa Wahyu Widyastuti[email protected]Amanda Sofiana[email protected]Rani Aulia Imran[email protected]<p><em>This research aims to identify various risks present in the supply chain activities of teak wood furniture production at Jati Bahagya Gallery and to establish priorities for mitigation actions against these risks. The approach used includes the Supply Chain Operation Reference (SCOR) model to map the supply chain flow, the House of Risk (HOR) method to evaluate risk events and their causes (risk event and risk agent), and the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) method to establish risk mitigation priorities. The mapping results revealed 26 risk events and 28 risk causes spread across five main processes: plan, source, make, deliver, and return. Through Aggregate Risk Potential (ARP) analysis and a Pareto diagram, three main risk causes were identified: increased operational costs, low wood quality, and production locations scattered across various cities. Eight risk mitigation proposals were obtained and then organized and prioritized based on a combination of Effectiveness to Difficulty (ETD) values and the results of the SMART method calculation. The final result of this research produces a prioritized sequence of mitigation actions that can be implemented by the company, which is expected to serve as a foundation for improving the supply chain system and enhancing operational efficiency.</em></p>2025-11-04T11:34:29+08:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/trinistik/article/view/1559IDENTIFIKASI KEGAGALAN MAINTENANCE DENGAN METODE FMEA DAN LTA PADA MESIN OVERHEAD CRANE 36T AC2025-11-04T11:51:12+08:00Guntur Samodro[email protected]Pradika Hermawan[email protected]<p>Pemeliharaan (<em>Maintenance</em>) diartikan sebagai kegiatan memelihara suatu fasilitas dan mengadakan perbaikan atau penggantian komponen diperlukan supaya tetap bekerja sebagaimana mestinya. PT. XYZ salah satu bengkel lokomotif yang berada di kota Yogyakarta, Dimana dari seringnya mesin yang beroperasi pasti dibutuhkannya perawatan mesin pada <em>Overhead Crane</em> 36T <em>AC</em>. Sehingga perlu dilakukannya pencegahan dan meminimalisir dampak terjadi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tabel penilaian, dan studi literatur/kajian pustaka. Tahapan ini dilaksanakan melalui langkah perbaikan yang harusnya dilakukan serta mengarah pada kegiatan perawatan untuk meminimalisir kegagalan dari mesin berdasar analisis data yang didapatkan melalui pendekatan metode FMEA dan LTA. Berdasarkan hasil analisis pengolahan menggunakan FMEA didapatkan nilai RPN 5 part dari masing-masing <em>failure cause</em> paling tinggi yaitu: Baut dengan <em>failure cause</em> kurang maksimal dalam pengencangan, Motor Penggerak Roda dengan <em>failure cause</em> <em>Bearing</em> aus menimbulkan panas, Motor Penggerak Roda dengan <em>failure cause</em> Konslet, Kabel dengan <em>failure cause</em> Digigit Hewan, dan Carbon Brush dengan <em>failure cause</em> Faktor Usia. Sementara dengan metode LTA diketahui terdapat 6 kategori jenis <em>safety problem</em>, 5 kategori jenis <em>outage</em> problem, 1 kategori jenis <em>economic problem</em>, 5 kategori jenis <em>hidden failure</em>. Adapun upaya meminimalisir terjadinya risiko yang terjadi diuraikan dalam Federal OSHA 1910.179.</p>2025-11-04T11:49:38+08:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/trinistik/article/view/1561USULAN RANCANGAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING PADA PERUSAHAAN XYZ2025-11-07T12:03:56+08:00Guntur Samodro[email protected]Ade Ulwan Prastyo[email protected]<p>Perancangan tata letak fasilitas digunakan untuk membantu suatu perusahaan dalam mengatur aliran proses serta perpindahan material yang lebih mudah agar dapat berjalan dengan lancar. Perancangan tata letak fasilitas yang optimal dapat menunjang kelancaran kegiatan produksi dan meminimasi biaya produksi, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Penelitian ini dilakukan di perusahaan XYZ memiliki Permasalahan yang terjadi pada perusahaan XYZ yaitu dengan adanya keterbatasan lahan produksi yang membuat perusahaan ini membangun pabrik dengan sususan aliran pada stasiun kerja memliki pola yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan <em>crossing</em> aliran material pada lantai produksinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan <em>layout</em> usulan perbaikan tata letak fasilitas produksi pada perusahaan XYZ yang optimal sehingga dapat meminimasi jarak <em>material handling</em>. Metode yang digunakan pada penelitan adalah <em>Systematic</em> <em>Layout</em> <em>Planning</em> (SLP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan total jarak <em>materal handling</em> yang signifikan dari <em>layout</em> awalan. Pada <em>layout</em> usulan perbaikan terpadat pengurangan jarak <em>materal handlng</em> secara keseluruhan sebanyak 68,8 meter bila dilihat dari seluruh pergerakan selama produksi yang sebelumnya memiliki total jarak pergerakan 84 meter menjadi 15,2 meter. Sehingga dapat dikatakan metode <em>Systematic</em> <em>Layout</em> <em>Planning</em> cocok digunakan untuk permasalahan tata letak fasilitas produksi.</p>2025-11-07T12:02:45+08:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/trinistik/article/view/1451Implementasi Job Safety Analysis pada Stasiun Injeksi Die Casting di UPT Logam Yogyakarta2025-11-07T14:34:44+08:00Theofilus Bayu Dwinugroho[email protected]<p>UPT Logam dibawah Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Yogyakarta, dalam aktivitas operasionalnya pekerja berinteraksi menggunakan mesin-mesin, alat-alat serta lingkungan kerja yg mempunyai risiko kecelakaan yang tinggi. Beberapa pendapat yg mengemukakan tentang faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja, faktor penyebab kecelakaan kerja yaitu faktor manusia, mesin atau peralatan, lingkungan kerja, cara bekerja dan kurangnya kesadaran K3 di karyawan. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi potensi bahaya yg sering muncul serta tindakan pengendalian yg dilakukan buat meminimalisir potensi risiko kecelakaan kerja pada pekerjaan yg dilakukan, melakukan pengendalian dengan menggunakan JSA menjadi langkah awal pada upaya pencegahan kecelakaan kerja pada kantor. Metode penelitian yang dipergunakan ialah deskriptif kualitatif, sebab pertanda penerapan JSA menjadi upaya pengendalian kecelakaan kerja pada UPT Logam Yogyakarta. asal berita penelitian ini adalah data primer seperti observasi lapangan dan wawancara, dan data sekunder berupa dokumen internal perusahaan. Pengendalian risiko yang dilakukan menggunakan memakai atau melengkapi APD.</p>2025-11-07T14:34:44+08:00##submission.copyrightStatement##https://journal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/trinistik/article/view/1988Strategi Pengurangan Konflik Antrian Armada Melalui Visualisasi Informasi dan Validasi Dokumen di PT. SGB Bogor2025-11-12T10:12:11+08:00Rizal Ardianto[email protected]Danny Dwi Rachmanto[email protected]Feni Ira Puspita[email protected]Adinda Sukma Novelia[email protected]Siti Fatimah[email protected]<p><em>Irregularities in truck queueing during the loading process at the Finished Goods Warehouse Department of PT. SGB have led to repeated complaints from logistics partners, disrupting operational efficiency and damaging the company’s reputation. This study aims to identify the root causes of the issue and propose corrective actions using the Theory of Constraints (ToC) approach. The methods employed include direct observation, in-depth interviews, and structured brainstorming sessions. The analysis revealed three main root causes: the absence of updated queue information for drivers, lack of a standardized document verification procedure, and unavailability of clear priority loading information. The implemented solutions consisted of queue information boards, a ticketing system managed by security personnel, and strengthening the role of warehouse team leaders in communication and oversight. Evaluations conducted from June to February 2025 showed a significant reduction in complaints, improved queue discipline, and decreased overtime costs. This study recommends standardizing operating procedures (SOPs), conducting regular training sessions, and adopting a digital queuing system as a long-term sustainability strategy.</em></p>2025-11-07T00:00:00+08:00##submission.copyrightStatement##