Pelatihan Penerapan Lubang Resapan Biopori Sebagai Penanggulangan Penumpukan Sampah Organik

  • A.A Istri Candra Manika Dewi Institut Teknologi Telkom Purwokerto
  • Rizal Wahyu Pratama Institut Teknologi Telkom Purwokerto
  • Khulika Malkan Institut Teknologi Telkom Purwokerto
  • Agung Malik Ibrahim Institut Teknologi Telkom Purwokerto
  • Jeti Aprilia Institut Teknologi Telkom Purwokerto
  • Syalaisha Nisrina Anataya Institut Teknologi Telkom Purwokerto
Kata Kunci: sampah organik, air hujan, biopori

Abstrak

Penumpukan sampah organik dan kurangnya daya resapan tanah, memberi dampak yang negatif bagi masyarakat. Hal tersebut menimbulkan penyebaran gas metana (CH4) di udara yang dapat memperburuk perubahan iklim global terjadi akibat kondisi efek rumah kaca. Kesadaran masyarakat terutama siswa belum tinggi untuk mengolah sampah organik dengan benar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa terkait cara pengolahan sampah organik menggunakan sistem biopori. Sasaran kegiatan adalah siswa SMP Negeri 5 Purbalingga. Peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 27 siswa. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik. Pengukuran keberhasilan kegiatan menggunakan metode survei. Penyuluhan dan praktik biopori menggunakan dua lubang yang memiliki diameter 10 cm dengan kedalaman 100 cm. Kedua biopori diterapkan dilingkungan SMP Negeri 5 Purbalingga. Berdasarkan survei peserta dengan alat kuesioner didapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuan pengolahan sampah organik menggunakan sistem biopori sebelum penyuluhan dan pelatihan sebesar 6,67% sampai 33,3%. Setelah penyuluhan dan praktik, pengetahuan peserta meningkat menjadi 73,33% - 93, 33%. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa-siswi di SMP Negeri 5 Purbalingga mengenai pengolahan sampah organik dengan sistem biopori. Oleh karena itu, berdasarkan pengetahuan tersebut diharapkan penumpukan sampah organik dapat berkurang dengan adanya sistem biopori yang dijalankan oleh siswa dan dapat mengurangi air yang tergenang akibat hujan.

Referensi

Alvin, M., Afif, D., Riandra, D., Putri, D. S., Alejandro, J., & Suherman. (2022). Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Annur, C. M. (2023). 10 Provinsi Penghasil Sampah Terbanyak 2022, Jawa Tengah Teratas. 13 Maret. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/03/13/10-provinsi-penghasil-sampah-terbanyak-2022-jawa-tengah-teratas

Arridho, F. Z. (2017). Game Edukasi Pengumpulan Sampah Organik dan Anorganik Menggunakan Finite State Machine. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 1(1), 498–505. https://ejournal.itn.ac.id/index.php/jati/article/view/1955

Briliyanti, A. S., Muthamainnah, N. I., Fauziah, A. Z., Yonanta, D. R., Aulia, N. R., Andriani, P., Bahtiar, E. Y., Nurkhansa, T., Wulandari, E. D., Fauziana, E., Prousia, M., Ummaroh, A. K., & Lestari, D. (2023). Pengabdian Masyarakat Melalui Sosialisasi Sampah Dan Pemasangan Biopori sebagai Upaya Peningkatkan Pengetahuan Masyarakat di Dusun III Desa Karangwuni Kecamatan Weru. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta, 230–245. https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2843%0Ahttps://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/download/2843/2805

Gani, P. J. A., & Ikhsan, A. M. (2020). Teknologi Biopori Pada Ruang Terbuka Hoijau (Studi Kasus : Pulau Kodingareng Lompo, Kepulauan Sangkarrang, Makassar). Jurnal Arsitektur ZONASI, 3(3), 246–255. https://doi.org/10.17509/jaz.v3i3.28530

Gholam, G. M., Kurniawati, I. D., Laely, P. N., Amalia, R., Mutiaradita, N. A., Rohman, S. N., Pangestiningsih, S., Widyaningsih, H., & Amalia, K. R. (2021). Pembuatan dan Edukasi Pentingnya Lubang Resapan Biopori (LRB) untuk Membantu Meningkatkan Kesadaran Mengenai Sampah Organik serta Ketersediaan Air Tanah di Dusun Tumang Sari Cepogo. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 9(2), 108. https://doi.org/10.26418/jtllb.v9i2.48548

Hidayat, A., Agung Wibowo, M., Utomo Dwi Hatmoko, J., Kistiani, F., Hermawan, F., Sentik Herman Merukh, S., & Zachari, M. (2021). Pembuatan Biopori Sebagai Upaya Peningkatan Laju Infiltrasi dan Cadangan Air Tanah Serta Pengendalian Banjir. JURNAL PASOPATI, 3(3), 129–133. http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/pasopati

Linggi, R. A., & Pawarangan, I. (2018). Pengaruh Sampah Rumah Tangga Organik dan Non Organik Terhadap Lingkungan. Prosiding Semkaristek. http://journals.ukitoraja.ac.id/index.php/semkaristek/article/download/1301/981

Meyrena, S. D., & Amelia, R. (2020). Analisis Pendayagunaan Limbah Plastik Menjadi Ecopaving Sebagai Upaya Pengurangan Sampah. Indonesian Journal of Conservation, 9(2), 96–100. https://doi.org/10.15294/ijc.v9i2.27549

Nurzanah, W., Indrayani, Muda, S. I., & Sukma, U. (2022). Analisis Resapan Tanah Dengan Sistem Biopori Sebagai Alternatif Pengendalian Banjir. Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun, 8(1), 88–96. https://doi.org/10.33506/rb.v8i1.1540

Widya, C., Supriyanti, N., Andianti, R., & Zulkifli, M. (2021). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2021 (Krismawati, C. Widya, & N. Supriyani, Eds.). Badan Pusat Statistik.

Wijaya, S. A., Soebiyakto, G., & Ma’sumah, M. (2019). Pembuatan Lubang Resapan Biopori Dan Pupuk Kompos Cair Dari Sampah Di RW IX, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks “Soliditas” (J-Solid), 2(2), 61. https://doi.org/10.31328/js.v2i2.1343

Diterbitkan
2024-01-26
Bagian
Articles